<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>The Northern Gate</title>
	<atom:link href="http://investasipalu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://investasipalu.wordpress.com</link>
	<description>Nosarara Nosabatutu</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Nov 2007 02:16:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='investasipalu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>The Northern Gate</title>
		<link>http://investasipalu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://investasipalu.wordpress.com/osd.xml" title="The Northern Gate" />
	<atom:link rel='hub' href='http://investasipalu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Dari Air Mata Menuju Mata Air Sebuah Harapan</title>
		<link>http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/06/dari-air-mata-menuju-mata-air-sebuah-harapan-2/</link>
		<comments>http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/06/dari-air-mata-menuju-mata-air-sebuah-harapan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Nov 2007 17:43:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>investasipalu</dc:creator>
				<category><![CDATA[spirit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/06/dari-air-mata-menuju-mata-air-sebuah-harapan-2/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Rusdi Mastura “Hai orang yang berselimut Bangunlah.. lalu berilah peringatan Dan Tuhan-Mu agungkanlah dan pakaian-Mu bersihkanlah Dan perbuatan dosa tinggalkanlah Dan Janganlah kamu memberi dengan maksud memperoleh balasan lebih banyak Dan untuk memenuhi perintah Tuhan-Mu, bersabarlah… (Al-Qur’an Surah Al- Mudatsir 1-7) “Kita tahu dimana kita mulai, kita tak pernah tahu dimana kita akan mengakhiri” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=investasipalu.wordpress.com&amp;blog=2067133&amp;post=4&amp;subd=investasipalu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh Rusdi Mastura<br />
</strong><br />
<em>“Hai orang yang berselimut<br />
Bangunlah.. lalu berilah peringatan<br />
Dan Tuhan-Mu agungkanlah dan pakaian-Mu bersihkanlah<br />
Dan perbuatan dosa tinggalkanlah<br />
Dan Janganlah kamu memberi dengan maksud memperoleh balasan lebih banyak<br />
Dan untuk memenuhi perintah Tuhan-Mu, bersabarlah…<br />
</em></p>
<p align="right"><em><strong>(Al-Qur’an Surah Al- Mudatsir 1-7)</strong></em></p>
<p><img src="http://bp3.blogger.com/_ZsgmGR55wN8/Rub3yYv6HyI/AAAAAAAAAAo/mQL-HfZDq_0/S226/cudy2.jpg" align="left" border="1" hspace="8" vspace="8" />“Kita tahu dimana kita mulai, kita tak pernah tahu dimana kita akan mengakhiri” Itu ucapan George F. Kennan, sambil duduk dengan tubuh lemah di sebuah panti perawatan. Usia Kennan waktu itu 92 tahun. Ia kemudian meninggal ketika mencapai 101 tahun — umur yang panjang , dengan pikirkan yang tajam. Hari-hari terakhir ini meskipun sangat bersemangat untuk membangun kita begitu akrab dengan air mata. Kesedihan akibat bencana bertubi -tubi dan seolah tanpa henti ibu pertiwi terus —terusan dilanda musibah.</p>
<p>Saat ini dengan posisi saya sebagai seorang Walikota, saya ingin berbagi pokok-pokok pikiran yang saya pahami dan perjuangkan kepada masyarakat luas untuk ditanggapi dan dibantu. Saya menyadari sepenuhnya, bahwa sebagai manusia biasa kemampuan saya sangat terbatas&#8230;&#8230;<br />
<span id="more-4"></span><br />
Waktu kita hanya 24 jam, sementara pekerjaan rumah kita demikian banyak. Itu pun kalau kita berketetapan memilih untuk maju, untuk memanfaatkan setiap detik waktu kita yang singkat ini dengan melahirkan karya-karya monumental, yang akan dicatat dalam tinta emas sejarah, dan akan menjadi rapor kita dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa di hari perhitungan nanti.<br />
Saya akan memulai penyampaian pokok—pokok pikiran mi dengan ucapan Selamat Hari Paskah kepada Umat Kristiani terkhusus di Sulawesi Tengah yang baru saja merayakannya hari minggu kemarin. Saya ingin mengutip potongan sajak Khairil Anwar tentang Paskah “Itu tubuh mengucur darah/mengucur darah /Aku berkaca dalam darah / Terbayang terang di mata masa / bertukar rupa ini segera/Mengatup luka<br />
/Aku bersuka/itu tubuh /mengucur darah /mengucur darah” (Khairil Anwar—lsa 1943).</p>
<p>Dalam perenungannya Khairil Anwar memandang peristiwa penyaliban dengan dua sudut pandang. Sudut pandang pertama memandang salib sebagai kucuran darah dan sang tubuh yang roboh dan patah. Sementara, sudut pandang yang satu mata kedua memandang salib sebagai rupa yang segera bertukar dari darah yang mengucur, dan tubuh yang roboh dan patah menjadi luka yang mengatup dan mendatangkan terang serta suka cita.<br />
Saya juga ingin menyampaikan selamat berjuang kepada Kafilah-kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an yang sekarang sedang berjuang mempertaruhkan keharuman nama baik kabupaten/kota yang mereka wakili. Saya ingin tegaskan, bahwa semangat dasar Al-Quran dalam pemahaman saya yang awam ini, di sampaikan pada masa-masa awal turunnya wahyu.</p>
<p>Ayat pertama dalam Surah Al -Alaq adalah lqra, perintah untuk membaca. Perintah untuk menguasai ilmu pengetahuan. “Bacalah/bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan/Ia menciptakan manusia dengan perantaraan kalam (pena)/&#8230;setelah ayat ini, Surah yang selanjutnya turun adalah Surat Al- Mudatsir (orang berselimut seperti yang dikutip di atas).</p>
<p>Dengan tegas perintah Al- Qur’an mengajak kita untuk bangun, untuk menyingkapkan selimut, untuk bekerja keras dalam kerangka mengagungkan Asma-Nya. Lalu perintah selanjutnya adalah untuk memberi peringatan dan meninggalkan perbuatan dosa. Lalu, mengembangkan sikap ikhlas memberi dengan tidak mengharapkan imbalan segera dan ditutup dengan pesan sabar.</p>
<p>Pesan untuk belajar menerima apapun yang menjadi hasil perjuangan dan kerja keras kita. Ketika memutuskan untuk menuliskan pokok-pokok pikiran saya ke media in sebagai seorang manusia biasa saya menyadari banyak sekali kritik, pujian, dan hujatan yang dilontarkan kepada saya. Kelompok manusia hipokrit dan ABS (asal Bapak senang) yang selama mi terbiasa dalam bahasa Kaili ”Nompatende” di depan saya memuji—muji dan sambil menunduk memegang testis rnereka mengatakan<br />
pada saya: Walikota hebat, berpikiran maju, harapan masyarakat dan sejuta kata indah lainnya. Padahal, di dalam hati, mereka memaki saya.</p>
<p>Sama sekali tidak berbuat apa—apa untuk mendukung saya. Sebagian lagi adalah kelompok mereka, yang oleh ilmu pengetahuan yang mereka miliki, mencibirkan bibir dan menganggap apa yang selama mi telah, sedang, dan akan saya dorong untuk dilakukan adalah impian kosong belaka. Tidak realistis dan mengada-ada.</p>
<p>Ada pula kelompok masyarakat yang menganggap saya seperti Dewi Kwan Im. Dewi rezeki bagi orang Tionghoa yang kantongnya selalu terisi. Kelompok ini telah terobsesi dalam pikiran mereka. Pak Walikota banyak duitnya. Sehingga, datanglah berbondong-bondong mereka mencari dan ingin ketemu saya, untuk mengadukan nasibnya mengeluhkan nestapa dan musibah yang menimpa mereka, meminta<br />
saya untuk menjadi Sinterklas atau Doraemon bagi himpitan yang mereka rasakan.<br />
Masalahnya adalah, benarkah saya seorang Superman? atau Robinhood? atau saya hanya seorang Rusdi Mastura, yang seperti sumur, jika terus ditimba juga bisa kering.</p>
<p>Alhamdulilah, ada Surah Al &#8211; Mudatsir yang senantiasa memompa kembali semangat saya. Menyadarkan saya bahwa seorang pemberi peringatan akan selalu diberi kekuatan Tuhan sepanjang niat dan kerjanya ikhlas sebagai ibadah dan sumbangsih untuk kemanusiaan. Adapula kelompok yang acuh tak acuh yang berpikir dalam hati mereka ”emangnya gue pikirin, yang penting selama itu tidak merugikan dan mengganggu kepentingan saya, ya silahkan saja’</p>
<p>Dan diantaranya bagian—bagian kelompok itu tentu saja ada pula kelompok—kelompok fanatik yang senantiasa menjaga janji mereka. Yang memperbaharui janji itu dengan apel kesetiaan dan apapun namanya. Kelompok ini setia mengawal dan menyukseskan apa yang menjadi cita-cita pemimpin mereka.<br />
Pada kesempatan kali ini saya akan kembali tegaskan, bahwa saya ingin mengajak seluruh komponen masyarakat Kota Palu, untuk mengembangkan sikap asa memiliki kota ini. Karena itulah kekuatan terbesar kita. Saya akan memulainya dengan menyampaikan data kemiskinan di kota kita mi yang saya kutip dan RPJM Kota Palu.</p>
<p>Dan data Jumlah penduduk miskin dan kondisi penduduk miskin Kota Palu menurut kecamatan Tahun 2004 kita mendapat data untuk kecamatan Palu Utara dengan jumlah penduduk 29.596 jiwa, 15681 diantararanya adalah penduduk miskin dengan persentasi 52,98%. Disusul Kecamatan Palu Barat dengan 87.719 jiwa penduduk ,27.209 atau 31,02% tergolong miskin. Kemudian Kecamatan Palu Selatan dengan jumlah penduduk 88.088 jiwa, 25.442 diantaranya atau 28,88% adalah penduduk miskin. Dan yang terakhir adalah Kecamatan Palu Timur dengan 50.634 jiwa, 12.068 diantaranya atau 23,83% tergolong miskin.</p>
<p>Cakupan penduduk miskin di Kota Palu. masih besar terutama di Kecamatan Palu Utara mencapai 52,98% dari jumlah penduduknya. Sementara pada tiga kecamatan lainnya antara 23% sampai 31% dari jumlah penduduknya. Secara keseluruhan terdapat 31,39% penduduk miskin Kota Palu yang menjadi tantangan pembangunan.</p>
<p>Penduduk miskin Kota Palu berjumlah 80.380 jiwa terdapat dalam 20,762 kepala keluarga (KK), yang jika ditinjau dan status kemiskinannya, dari 20.762 KK &#8211; keluarga miskin terdapat 7,589 KK atau 36,55% merupakan keluarga berstatus sangat miskin dan 63,45 % berstatus miskin.</p>
<p>Lalu apa potensi utama Kota Palu? dari data PDRB berdasarkan HK Tahun 1993 menunjukkan selama tahun 1997 -2004 telah terjadi pertumbuhan ekonomi sebesar 2,58% pertahun. Nilai PDRB Thn. 1997 mencapai Rp. 408.647 juta sedangkan tahun 2004 mencapai Rp. 510.663 juta. Kondisi ini menunjukkan masih kecilnya laju pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan harga konstan tahun 1993 terjadi pertumbuhan ekonomi yang relatif lebih kecil seperti yang dikemukakan di atas, namun sebaliknya berdasarkan harga yang berlaku relatif cukup tinggi . Pada tahun 1997 PDRB Kota Palu berdasarkan harga yang berlaku mencapai Rp. 581,537 juta pada tahun 2004 mencapai Rp. 2.157.357 juta dan selama 8 tahun laju pertumbuhan ekonomi 17,18% pertahun. Tingginya angka PDRB atas dasar HYB ini secara implisit mencerminkan adanya kandungan inflasi yang cukup signifian. Yang menanik adalah laju pertumbuhan PDRB Kota Palu terutama bersumber dan listrik dan air bersih. Dengan laju pertumbuhan mencapai 4,92% untuk menghindari pembicaraan tentang angka-angka yang lebih detail, saya ingin mengatakan bahwa karakteristik perekonomian daerah Kota Palu sejak tahun 1997 sangat didominasi oleh kontribusi sektor-sektor jasa yang sejak tahun 1997 mencapai 27,26%, di tahun 2004 telah mencapai 26,47% terhadap PDRB.</p>
<p>Ketika saya menyampaikan visi Walikota Palu sebagai “Kota pusat industri dan perdagangan kakao Sulawesi Tengah dan sentra industri rotan nasional 2010” saya menyampaikan 5 misi Walikota yaitu: Tata pemerintahan yang baik, Penyediaan dan pengembangan infrastruktur, Penciptaan peluang pasar, Membangun masyarakat industri yang berbasis Agamais, dan Pengembangan SDM secara luas.</p>
<p>Dan kelima misi tersebut pada tataran operasionalnya secara sederhana saya melihat skala prioritasnya ada pada dua data penunjang PDRB di atas, yaitu penyediaan listrik dan air bersih. Dengan potensi sumber daya alam yang langsung produktif sangat terbatas hanya pada galian C.</p>
<p>Untuk menggerakkan potensi Kota Palu ini kita harus mulai dan listrik dan air, Jika kedua sarana sumber energi ini tersedia, maka untuk mencapai target-target lainnya kita tidak akan kesulitan lagi. Untuk itu, saya berupaya keras agar PLTU dapat beroperasi lancar dan mencapai 2 x 30 MW dan kita dapat mengalirkan sumber air besar dan daerah Palolo untuk berbagai kepentingan kita.</p>
<p>Listrik dan air memiliki filosofi kehidupan yang sangat tinggi. Listrik salah satu fungsinya adalah sebagai sumber cahaya yang berfungsi sebagai penerang. Sementara air adalah elemen dasar bumi yang sangat vital karena 70% tubuh manusia dan kehidupan ini dikuasai oleh air. Untuk itu dalam jangka pendek saya ingin mengajak seluruh masyarakat Kota Palu untuk berpartisipasi aktif dalam tindakan dan doa agar cita-cita ini dapat digapai agar kita dapat mengubah air mata menjadi mata air kecemerlangan di Palu Ngataku tercinta ini</p>
<p>Saya ingin menutup tulisan ini dengan mengemukakan apa yang saya sebut sebagai “The Northern Gate” Palu sebagai Pintu Utara. Pintu Utara yang menghubungkan Palu dengan ras kuning. ras naga yang sedang menggeliat menguasai dunia. Dengan jarak yang kurang lebih antara 500- 2000 km dan China, saya mencanangkan Palu sebagai Pintu Utara.</p>
<p>Saya ingin menutup tulisan ini pula dengan menyampaikan semangat Tahun Peduli Dhuafa yang sedemikian gencar saya lontarkan, semangat itu ”Nosarara Nosabatutu“ namanya secara bebas pesan moral itu bermakna empati, care, dan value. Sebuah ungkapan kebersamaan dan keterlibatan kita pada setiap anggota masyarakat kita yang kurang beruntung dalam hidupnya. Saya tidak tahu apakah semua yang saya sampaikan dan perjuangkan ini akan dapat saya nikmati dan lihat?</p>
<p>Namun saya percaya bahwa mata air ini akan terus mengalir. Bahwa meski dirigennya sudah tiada dan berganti, lagunya masih lagu” demi waktu” siapa yang akan membagikan partiturnya kita juga tidak tahu. Yang pasti ketika saatku tiba, sejarah telah rnencatat dengan tinta emas: Palu telah menjadi “The Northern Gate” pintu Utara menuju peradaban kuning dengan kesiapan masyarakat yang sejahtera yang dengan bangga menyanyikan lagu kesayangan ”Palu ngataku” untuk sepotong surga di khatulistiwa “a piece of paradise”.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/investasipalu.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/investasipalu.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/investasipalu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/investasipalu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/investasipalu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/investasipalu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/investasipalu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/investasipalu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/investasipalu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/investasipalu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/investasipalu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/investasipalu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/investasipalu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/investasipalu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/investasipalu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/investasipalu.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=investasipalu.wordpress.com&amp;blog=2067133&amp;post=4&amp;subd=investasipalu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/06/dari-air-mata-menuju-mata-air-sebuah-harapan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/086bf253cf9a140a86ec3313b1c9c2bb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">investasi kota palu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bp3.blogger.com/_ZsgmGR55wN8/Rub3yYv6HyI/AAAAAAAAAAo/mQL-HfZDq_0/S226/cudy2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>UPT Rotan Kota Palu: Mitra Bersahaja Masyarakat</title>
		<link>http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/05/upt-rotan-kota-palu-mitra-bersahaja-masyarakat/</link>
		<comments>http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/05/upt-rotan-kota-palu-mitra-bersahaja-masyarakat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2007 18:56:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>investasipalu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Potensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/05/upt-rotan-kota-palu-mitra-bersahaja-masyarakat/</guid>
		<description><![CDATA[POTENSI rotan Indonesia seolah tak pernah ada habisnya. Hal ini disebabkan 80 persen bahan baku rotan dunia terdapat di negeri ini.  Ekspor Indonesia sendiri mencapai berbagai belahan dunia baik Eropa, Amerika, ASEAN hingga Timur Tengah. Membaca  peluang tersebut lewat visi Walikota Palu untuk menjadikan Kota Palu sebagai pusat Industri dan sentra industri rotan nasional pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=investasipalu.wordpress.com&amp;blog=2067133&amp;post=7&amp;subd=investasipalu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>POTENSI </strong>rotan Indonesia seolah tak pernah ada habisnya. Hal ini disebabkan 80 persen bahan baku rotan dunia terdapat di negeri ini.  Ekspor Indonesia sendiri mencapai berbagai belahan dunia baik Eropa, Amerika, ASEAN hingga Timur Tengah.<br />
Membaca  peluang tersebut lewat visi Walikota Palu untuk menjadikan Kota Palu sebagai pusat Industri dan sentra industri rotan nasional pada tahun 2010, maka dilahirkanlah sebuah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPT) Rotan sebagai Implementasi dan pengembangan berkelanjutan sektor ekonomi masyarakat.<br />
<span id="more-7"></span><br />
Faktor sumber daya alam menjadi potensi besar bagi pengembangan rotan Sulawesi Tengah, terdapat endemik khas rotan sulteng seperti jenis lambang, barang, tohiti noko dan berhagai jenis lainnya yang diperkirakan berjumlah 12 jenis.<br />
Kondisi alam Sulteng yang umumnya merupakan tanah berkapur diperkirakan banyak mengandung silika, kandungan ini diperkirakan memiiikI pengaruh bagi kelenturan dan daya tahan rotan. Pasokan roran Kota Palu sendiri mencapai sekitar 50.000 sampai 60.000 ton atau memasok 50 sampai 60 persen rotan nasional.</p>
<p>Berangkat dan potensi itulah pemerintah Kota Palu berupaya melakukan sinergitas dengan seluruh pihak untuk mendirikan UPT rotan Kota Palu. Hingga saat ini fokus pengembangan UPT rotan adalah memberikan fasilitas peralatan mesin rotan, pemasaran, pendidikan dan pelatihan. Untuk peralatan dan mesin hingga saat ini pemerintah telah mengalokasikan pembangunan duaa pabrik dan gudang sebagai fasilitas penunjang untuk menuju perbaikan umum dan pengolahan rotan Sulawesi Tengah.</p>
<p>Permintaan terhadap kebutuhan meubel dan futniture yang relatif mahal menjadi peluang besar bagi pengembangan industri meubel rotan dalam memberikan nilai tarnbah masyarakat lokal. Menurut Fatih kepala bidang perencanaan Departemen Perindustrian dan Koperasi (Perindakop) Kota Palu, kehadiran UPT in akan mengarahkan pada industri barang jadi namun dengan basis rumah tangga. Fatih mencontohkan kemajuan Cirebon karena basis industrinya tetap berdasarkan pemberdayaan rumah tangga sehingga akan saling menopang dengan pabrik rotan yang akan di ban gun di kawasan industri.</p>
<p>Sedangkan untuk pengembangan dan perbaikan mutu barang jadi, UPT rotan sedang memfokuskan pada perbaikan Sumber daya manusia yang akan menjadi pelaku dunia usaha rotan. Sesuai dengan arah kebijakan pemerintah kota pada tahun 2006-2007, pemerintah kota melalui dinas Pendidikan dan Pengajaran membuka jurusan baru pada tingkat sekolah kejuruan yang ditempatkan di SMK Negeri 5 Palu.</p>
<p>Melalui kehadiran sekolah Kria rotan ini sejumlah pelatihan- pelatihan mengenai pengolahan rotan dilakukan sebagai sarana mengasah keterampilan. Beberapa pekan lalu tenaga pengajar yang ada di SMK 5 diberangkatkan ke Cirebon untuk magang.</p>
<p>Model pelatihan yang diberikan juga berdasarkan kensentrasi berbagai bidang baik pengawetan, anyam, rangka desain hingga Finishing. “Selain itu untuk para pelaku dunia usaha rotan yang ada di kota Palu juga telah diberikan serangkaian pelatihan- pelatihan untuk memperbaiki mutu barang jadi yang instrukturnya didatangkan langsung dan Jawa” ungkap Farih.</p>
<p>Harapan besar bagi UPT rotan ke depan bagi Fatih adalah memaksimalkan peran UPT menjadi unit pelayanan bagi mereka yang melakukan pengolahan terhadap rotan. UPT milik masyarakat Industri rotan selain mereka mencari produk dan sekaligus arah pengembangan rotan, UPT rotan juga bisa dijadikan tempat berbagi pengetahuan bagi kemajuan bersama ekonomi rakyat kota Palu bahkan Sulawesi Tengah.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/investasipalu.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/investasipalu.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/investasipalu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/investasipalu.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/investasipalu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/investasipalu.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/investasipalu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/investasipalu.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/investasipalu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/investasipalu.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/investasipalu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/investasipalu.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/investasipalu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/investasipalu.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/investasipalu.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/investasipalu.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=investasipalu.wordpress.com&amp;blog=2067133&amp;post=7&amp;subd=investasipalu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/05/upt-rotan-kota-palu-mitra-bersahaja-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/086bf253cf9a140a86ec3313b1c9c2bb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">investasi kota palu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menggagas Kota Industri</title>
		<link>http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/05/menggagas-kota-industri/</link>
		<comments>http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/05/menggagas-kota-industri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2007 17:48:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>investasipalu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Industri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/05/menggagas-kota-industri/</guid>
		<description><![CDATA[SEJAK ditetapkannya otonomi daerah pada tahun 2001, telah memberikan implikasi yang cukup besar bagi pemerintah daerah mulai dan propinsi, kabupaten/kota hingga satuan terkecil desa. Semangat desentralisasi yang sedang berlangsung, bila tak diimbangi dengan kemampuan program pembangunan yang terarah, infrastruktur dan kemampuan analisis terhadap potensi yang dimiliki, justru akan menyebabkan persoalan tersendiri bagi masing-masing daerah. Menyadari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=investasipalu.wordpress.com&amp;blog=2067133&amp;post=5&amp;subd=investasipalu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEJAK</strong> ditetapkannya otonomi daerah pada tahun 2001, telah memberikan implikasi yang cukup besar bagi pemerintah daerah mulai dan propinsi, kabupaten/kota hingga satuan terkecil desa.</p>
<p>Semangat desentralisasi yang sedang berlangsung, bila tak diimbangi dengan kemampuan program pembangunan yang terarah, infrastruktur dan kemampuan analisis terhadap potensi yang dimiliki, justru akan menyebabkan persoalan tersendiri bagi masing-masing daerah.</p>
<p>Menyadari hal tersebut, Walikota Palu, Rusdi Mastura, lewat visinya “menjadikan Kota Pa/u sebagai pusat industri dan perdagangan kakao Sulawesi Tengah dan Sentra Industri Rotan Nasional 2010” berusaha mewujudkan segala impian otonomi dalam kondisi lokalitas geografis Kota Palu.<br />
<span id="more-5"></span><br />
<strong>Palu Sebagai Kota Perdagangan Kakao</strong></p>
<p>Program Walikota terasa begitu realistis, mengingat potensi Kota Palu sebagai simpul distribusi dan perdagangan komoditi kakao di Sulawesi Tengah hingga saat ni belum tergantikan. Keberadaan Pelabuhan Pantoloan, Bandara Mutiara dan nfrastruktur lainnya, semakin mengukuhkan Kota Palu sebagai kawasan simpul industri dan perdagangan.</p>
<p>Sebagaimana karakteristik ekonomi perkotaan pada umumnya, sektor perkembangan jasa, listrik, industri dan perdagangan, merupakan lini yang rnemegang peran penting bagi perkembangan perekonomian kawasan kota. Bila berkaca pada neraca ekspor-impor dan neraca perdaganqan Kota Palu (<em>balance of trade</em>) sejak 1997- 2004, sektor mi terus mengalami peningkatan.</p>
<p>Data statistik volume ekspor dan import Kota Palu melalui Pelabuhan Pantoloan dan Bandara Mutiara sejak tahun 1997 hingga 2004, menunjukan pertumbuhan positif. Terutama pada lini ekspor menunjukkan pertumbuhan total mencapai 73, 38 persen atau 9,17 persen pertahun. Untuk komoditi ekspor yang menjadi komoditas utama adalah kakao, hasil hutan dan pertanian yang lainnya.</p>
<p>Namun, bahan ekspor Kota Palu masih berupa bahan mentah dan yang memiliki nilai tukar perdagangan (terms of trade) relatif kecil. Melihat celah tersebut, maka tak heran Walikota Palu segera bergegas untuk membenahi potensi besar dan nilai ekspor yang dimiliki dan kakao yang pada umumnya berasal dan daerah hiterland Kota Palu, yakni Kabupaten Donggala, Parigi dan beberapa daerah lainnya.</p>
<p>Untuk infrastruktur yang sebagian besar pengelolaannya merupakan kewenangan pemerintah pusat namun terletak di kota Palu, potensi mi secara otomatis akan semakin menunjang Kota Palu sebagai kota transit (transit city).</p>
<p>Manfaat dan transit city bisa memberikan sumbanqsih besar bagi peningkatan Pendapataan Asli Daerah (PAD) melalui penyediaan infrastruktur pendukung, antara lain peti kemas, perijinan ekspor serta pelayanan lainnya.</p>
<p>Pada aspek ekonomi, gagasan Walikota ini akan mendorong peningkatan ekspor Kota Palu, sehingga perputaran uang (Velocity of money) semakin besar dan goalnya menggairahkan perekonomian kota sebagai sarana terbukanya lapangan kerja.</p>
<p><strong>Kakao Unggul Menuju Kesejahteraan Bersama.</strong></p>
<p>Tak cukup pada pemanfaatan Kota Palu sebagai Transit City, pemerintah kota di bawah visi Rusdi Mastura, berupaya meningkatkan mutu bahan ekspor kakao Kota Palu. Sejumlah riset dan pengkajian untuk pengembangan kualitas ekspor kakao pun dilakukan. Salah satunya melalui program “embrio somatic” sebuah upaya untuk mencari kakao mulia dengan konsep kultur jaringan.</p>
<p>Selain itu, Walikota Palu terus memberikan dukunqan bagi pengembangan riset kakao dan pengkajian potensi agroindustri Kota Palu meialui UPTD (Unit Pengelola Teknis Daerah) Sulawesi Tengah. Pengkajian yang dilakukan oleh UPTD sendiri telah rnelahirkan beberapa penemuan rnonomental, diantaranya peningkatan kualitas kakao dengan metode sambung. samping dan fragmentasi untuk meningkatkan nilai jual</p>
<p>Bagi Muslimin, tenaga ahli UPTD, Visi walikota untuk memajukan kakao Sulawesi Tengah perlu mendapatkan dukungan dan berbagai pihak. Pasalnya, sumberdaya alam dan kondisi geografis Sulawesi Tengah begitu mendukung. “PaIu sendiri sebagai daerah Hinterland yang berdekatan dengan daerah penghasil kakao, akan merasakan multipler efect sebagai zona perdagangan kakao daerah,” ujar Muslimin. Namun bagi muslimin apa yang dicita-citakan Walikota mesti dapat ditindak-lanjuti oleh berbagai komponen yang ada di Sulawesi Tengah, baik birokrasi, dinas terkait dan tentunya masyarakat sendiri.<br />
Bila visi Walikota ini dapat berjalan dengan balk, bukan hal yang mustahil  bagi Kota Palu untuk dapat mewujudkan Rancangan Jangka Panjang Daerah Palu 20 tahun mendatang sebagai “kota pusat perdagangan kakao 2025”</p>
<p><strong>Menjadi Pintu Utara Indonesia, Lewat Kawasan Industri Terpadu</strong><br />
Melihat lokasi strategis yang dimiliki oleh Kota Palu, Rusdi Mastura pula memiliki optimisme untuk melihat Palu masa depan sebagai sentra perniagaan barang dan jasa yang cukup diperhitungkan. Bahkan, beliau optimis bahwa Palu dapat menjadi ”Pintu Utara Indonesia”  dalam tahun-tahun mendatang.</p>
<p>Melalui konsep Kawasan Industri Terpadu, hal mi tentu rnenjadi sangat mungkmn untuk terwujud. Apalagi, mengingat Hal lain yang menjadi keuntungan Palu, adalah persoalan jarak Kota Palu dengan beberapa daerah lainnya yang cenderung dekat. Hal ini jelas akan menjadi sangat mungkin, bila Bandana Mutiara dapat dioptimalkan dalam proses sirkulasi manusia.</p>
<p>Rusdi Mastura mencontohkan, bila jarak Kota Palu-Shanghai mencapai 1800 km. Palu-Ghoangzhu hingga 17070 km, dan Palu ke Hanoi 1400 km, hingga untuk bepergian ke kota Hanoi dahulu dapat dipandang teramat jauh, akses pesawat terbang telah melipat kejauhan jarak itu hingga berkali-kali. Kini, orang-orang Hanoi dapat bepergian ke Indonesia hanya dalam hitungan beberapa menit perjalanan dengan pesawat. Begitu pula, perjalanan Makassar-Palu, yang bila menggunakan angkutan darat harus menghabiskan hingga dua hari masa perjalanan, atau menghabiskan sehari masa perjalanan dengan transportasi laut, akses pesawat terbang telah memadatkannya hingga hanya beberapa menit masa perjalanan.</p>
<p>Dengan jarak dan lokasi Kota Palu yang semakin terbuka dan mudah untuk diakses. Rusdi Mastura yang akrab disapa Bung Cudi ini, meyakinkan kru investasi untuk memandang Palu, sebagai sentra kawasan industri dan kawasan Pintu Utara Perdagangan Indonesia dalam waktu-waktu mendatang.<br />
[<em>sumber: investasi | juli | 07</em>]</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/investasipalu.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/investasipalu.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/investasipalu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/investasipalu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/investasipalu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/investasipalu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/investasipalu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/investasipalu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/investasipalu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/investasipalu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/investasipalu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/investasipalu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/investasipalu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/investasipalu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/investasipalu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/investasipalu.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=investasipalu.wordpress.com&amp;blog=2067133&amp;post=5&amp;subd=investasipalu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/05/menggagas-kota-industri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/086bf253cf9a140a86ec3313b1c9c2bb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">investasi kota palu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menuju Kawasan Industri Kota Palu</title>
		<link>http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/04/menuju-kawasan-industri-kota-palu/</link>
		<comments>http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/04/menuju-kawasan-industri-kota-palu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Nov 2007 18:09:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>investasipalu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Industri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/04/menuju-kawasan-industri-kota-palu/</guid>
		<description><![CDATA[WACANA pembangunan Kawasan Industri Kota Palu (KIP) sedang marak dibincangkan. Pasalnya, kawasan yang akan dibangun di atas tanah seluas 1500 hektar itu, diharapkan dapat menjadi stimulator yang akan memancing iklim investasi di Sulawesi Tengah pada umumnya dan Kota Palu pada khususnya. SeIain itu, KIP ini nantinya, diharapkan dapat berfungsi sebagai Pintu Gerbang Investasi ke kawasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=investasipalu.wordpress.com&amp;blog=2067133&amp;post=6&amp;subd=investasipalu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WACANA</strong> pembangunan Kawasan Industri Kota Palu (KIP) sedang marak dibincangkan. Pasalnya, kawasan yang akan dibangun di atas tanah seluas 1500 hektar itu, diharapkan dapat menjadi stimulator yang akan memancing iklim investasi di Sulawesi Tengah pada umumnya dan Kota Palu pada khususnya.</p>
<p>SeIain itu, KIP ini nantinya, diharapkan dapat berfungsi sebagai Pintu Gerbang Investasi ke kawasan bagian Timur Indonesia, serta mendukung kemajuan pembangunan ekonomi di Sulawesi Tengah. Dengan membangun dan mengembangkan kualitas sarana dan prasarana yang ramah Iingkungan demi kepentingan para investor, baik dan dalam negeri maupun luar negeri. Konsep Kawasan Industri Terpadu Kota Palu tentunya harus mendapat dukungan dan banyak pihak<br />
<span id="more-6"></span><br />
<strong>Sebuah Langkah Bagi Percepatan Industrialisasi</strong><br />
Industri meubel rotan, akan rnenjadi fokus utarna dalam program pengembanganan kawasan industri nantinya. Dengan kompetensi inti pada industri meubel rotan (finishing), sasarannya tertuju pada pemberdayaan masyarakat lokal dan peningkatkan nilai tambah di tingkat masyarakat lokal sendiri.</p>
<p>Untuk mencapai hal ini, strategi yang disusun oleh pemerintah kota Palu pun tidak tanggung-tanggung. Seperti, rekayasa petani untuk meningkatkan pendapatan petani desa dengan menggeser aktivitas penggorengan rotan ke kelompok tani (petani, ketua kelompok, pengumpul dan pedagang), membangun Unit Pelayanan Teknis (UPT) yang akan memberikan fasilitasi peralatan mesin rotan, pemasaran, dan pendidikan serta pelatihan, pembangunan kawasan industri, pendirian badan pengelola kawasan industri dan badan promosi Palu, dukungan Sumber Daya Manusia melalui sekolah khusus rotan dan pelatihan keterampilan, dan dukungan infra struktur fisik serta badan otorita usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terpadu, menjadi gerak awal yang terus digodok dengan road map pengembangan hingga  hingga tahun 2010.</p>
<p><strong>Rencana Tata Ruang</strong><br />
Kawasan Industri Palu terletak di Kawasan Utara Palu seluas 1520 ha di kecamatan Palu Utara, yang meliputi wilayah Pantoloan, Baiya, dan Lambara. Areal ini akan diapit oleh Kecamatan Tawaeli dan Kecamatan Banawa serta Kabupaten Donggala dan Teluk Palu di sebelah Utara, Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong di sebelah Timur, Kecamatan Sigi Biromaru dan Kecamatan Dolo Kabupaten Donggala di sebelah Selatan, dan Kecamatan Banawa dan Kecamatan Marawola Kabupaten Donggala di sebelah Barat.</p>
<p>Dengan batas ini, aksesibilitas lahan, dalam sarana dan prasarana transportasi barang dan manusia, dapat dikatakan cukup memadai kawasan ini memang dirancang sebagai Kawasan Industri Modern dan Terpadu, dengan infrastruktur dan fasilitas yang komprehensif. Kawasan yang direncanakan, telah<br />
sesuai dengan RUTR melalui Peraturan Daerah, dengan luas Iahan pengembangan untuk berbagai jenis sentra kawasan.<br />
Luas lahan pengembangan sebesar 1520 hektar, akan dibagi dalam 700 ha Kawasan Industri, 500 ha Kawasan Perumahan, 100 ha Education Park &amp; Research Center, 100 ha Kawasan Komersial, 50 ha Sports, Golf &amp; Country Club, 50 ha Pergudangan, 15 ha KM Center, dan 5 ha PALU Botanical Garden.</p>
<p>Tentunya, aksesibilitas kawasan pula telah diperhitungkan sejak awal. Sederhananya, kawasan industri hanya berjarak 15 Km dan Utara kota PALU. Dengan 10 menit perjalanan dari jalan raya Trans Sulawesi, 5 menit dan Pelabuhan Samudera Pantoloan, 30 menit dan dan ke Bandar Udara Mutiara, dan hanya<br />
20 menit dari dan ke Kantor Pemerintah Kota Palu.</p>
<p>Di samping itu, Shuttle Helipad, Shuttle Bus PALU-Bandan Udara Mutiara, Shuttle Bus Palu—Kawasan industri Palu, dan Mikro Bus,Taksi +/-12 bus lane, tersedia untuk menjamin aspek keterjangkauan menuju kawasan.</p>
<p>Dengan didukung oleh badan promosi Palu yang menyediakan pelayanan “One Stop Services” dan Estate management yang komprehensif. Berbagai kemudahan dalam pelayanan akan diberikan seluas-luasnya bagi peminat usaha dan investor dalam melakukan usaha nantinya.</p>
<p>Pelayanan itu antara lain, surat Domisili dan Pengurusan IMB, pengurusan UKL-UPL (Usaha Kelola Lingkungan— Usaha Pengelolaan Lingkungan), pengurusan Dokumen Izin-izin Pendirian Usaha, rekruitmen tenaga kerja dan pelatihan- pelatihan, pengurusan dokumen ke BKPM dan BKPMD, serta<br />
pengurusan tenaga kerja asing. Di samping itu, kepemilikan oleh pemerintah menjadikan harga lahan di kawasan Industri pastinya akan lebih kompetitif.</p>
<p>Target pasar pun segera dilirik sejak sekarang. Korea, Jepang,Taiwan, China dan Malaysia, adalah kemungkinan target pasar potensial yang mulai dilirik sejak sekarang. Sementara, untuk pasar domestik sendiri, masih akan mefaatkan jasa dan industri manufaktur dalam negeri, industri pendukung manufaktur, BUMN/BUMD, dan industri Kecil dan Menengah.</p>
<p>Segitiga Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha<br />
Saat waktunya tiba, Palu akan tampil sebagai kawasan ekonomi khusus, yang hadir dengan format jadi percepatan industrinya. Pemerintah Daerah, dalam hal mi Gubernur, Walikota, dan DPRD, serta Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha di Palu, telah membuat kesepakatan untuk bekerjasama secara efektif dalam realisasi program ini.</p>
<p>Kesepakatan ini meliputi penciptaan iklim investasi yang kondusif di Palu dan penyiapan sumber daya yang diperlukan. Universitas Tadulako, Pusat Pengembangan lndustri Rotan Palu (UPT), Sekolah Menengah Kejuruan Kriya Rotan dan Sekolah Kejuruan Teknik lainnya, akan digandeng untuk segala jenis riset dan penelitian lainnya.</p>
<p>Badan pengelola profesionalnya pun, tidak tanggung-tanggung pula direkrut hingga 20 orang staf, dengan gelar kesarjanaan dan tingkat strata satu dan praktisi industri 9 orang, strata dua 8 orang, dan 3 orang strata tiga atau yang bergelar Doktor.</p>
<p>Jenis pelayanan profesionalnya sendiri, terdiri dan pengolahan air bersih (Water Treatment Plant), pengolahan air lirnbah (Waste Water Treatment Plant), AMDAL dan Environmental Monitoring, pengelolaan keamanan kawasan (Security), pemeliharaan Drainage, pemeliharan infrastruktur jalan, PJU-penerangan jalan umum, Street Lighting, pengendalian sampah, pemeliharaan landskaping, dan Community Development.</p>
<p>Tidak hanya itu. Janji pemberian Tax Holiday secara umum dalam jangka waktu minimal 5 tahun, pemberian Tax Discount maksirnal 30% untuk jenis industri tertentu setelah masa Tax Holiday, bebas bea masuk untuk keperluan industri yang sebagian besar (95%) untuk industri orientasi ekspor, dan insentif pajak dan pabean lainnya yang diusulkan oleh Badan Pengelola Kawasan Industri Palu, pula diwacanakan<br />
untuk semakin memancing laju investasi saat kawasan industri telah berdiri.</p>
<p>Walhasil, tantangan yang dihadapi oleh setiap daerah dalam meningkatkan daya saing daerah, menjadi starting point tersendiri, dalam benak pemerintah kota PaIu, untuk semakin memacu diri. Untuk itu, diperlukan penciptaan kompetensi inti daerah, agar seluruh sumber daya dan kemampuan yang dimiliki oleh daerah dapat terfokus pada upaya untuk membangun keunggulan daya saing daerah.</p>
<p>Dijadikannya Kawasan Industri Palu sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, merupakan ha! yang penting dan strategis untuk menanik investor dan meningkatkan daya saing daerah. Namun sekali lagi, tanpa peran serta dan keikutsertaan semua pihak dalam menyokong segenap gagasan ini, akan memupuskan harapan pemenintah daerah dalam realisasi segenap gagasan yang kini tengah berjalan itu. <em>[investasi | juli | 07]</p>
<p></em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/investasipalu.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/investasipalu.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/investasipalu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/investasipalu.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/investasipalu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/investasipalu.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/investasipalu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/investasipalu.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/investasipalu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/investasipalu.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/investasipalu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/investasipalu.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/investasipalu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/investasipalu.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/investasipalu.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/investasipalu.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=investasipalu.wordpress.com&amp;blog=2067133&amp;post=6&amp;subd=investasipalu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://investasipalu.wordpress.com/2007/11/04/menuju-kawasan-industri-kota-palu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/086bf253cf9a140a86ec3313b1c9c2bb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">investasi kota palu</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
